Can You Keep a Secret ? Sophie Kinsella

c2o_resizedcover

Data Buku
Judul                    : Can You Keep A Secret?
Penulis                 : Sophie Kinsella

Emma Corrigan – tipikal wanita muda yang udah jadi trademarknya novel neng Kinsella : bodor, too stupid too live, seru, spontaneous, baik hati – punya segudang rahasia. Bukankah semua orang juga punya rahasia? Rahasia si Emma ini, yaaa tipe tipe rahasia standart lah.

Rahasia di tempat  kerja : mecahin mug kesayangan si Paul, suka dan selalu bikin mesin fotokopi macet, selalu menyiram tanaman kesayangan Artemis – hanya jika dia kesal sama Artemis, dimana frekuensinya sering banget -, memalsukan nilai matematika di ijazah saat apply lamaran kerja. ( yang ini lucu nih, ada adegan dimana Jack iseng nanyain perkalian matematika ke Emma 😛 )

Rahasia dari orangtuanya : bahwa Sammy bukan ikan yang sama dengan yang dimiliki ibunya, she lost her virginity with David Nussbaum disaat ortunya lagi di ruangan sebelah lagi nonton Ben Hur. Ouuch..

Rahasia dari sahabatnya : dia pernah punya mimpi ‘aneh’ tentang Lissy, dia selalu meminjam barang bermerk milik Jemima tanpa bilang bilang.
Rahasia dari pacarnya : eerr…. haruskah saya review di sini juga ? 😀

Dan Emma tanpa sengaja ‘menyemburkan’ semua rahasianya kepada pria asing di sebuah pesawat. Calm down, he’s just a stranger, rite?
Ekata siapaa… ketika Emma datang ke kantor esok harinya, guess what? Si pria ‘tak dikenal di pesawat’ itu juga muncul di kantornya. He’s Jack Harper. Pemilik perusahaan tempat Emma bekerja! Emma langsung panik. Dia takut Jack membocorkan semua rahasianya. Lucunya sih, di depan orang lain Jack sama Emma pura – pura tidak saling mengenal. Tapi, Jack selalu berhasil memanfaatkan rahasia Emma untuk ‘ngerjain’ Emma. Mungkin bisa ditebak, kalau akan terjadi aura romance antar kedua tokoh ini.

Dan oh, saya sebenarnya agak bete sama Emma. Karena dia mutusin Connor, pacarnya,  tanpa alasan yang jelas. Dan saya bersyukur, si Connor dapet pengganti Emma. Apaaa yaa… Connor baik bla bla bla. Kenapa Emma mutusin gitu aja. Dan besoknya si Emma udah nerima ajakan kencan dari Jack. Saya paling benci sama orang kayak gini 😛

Ups… apakah saya spoiler di sini?  Yang jelas, cerita ini agak susah ditebak. Karena karakter Jack yang terlalu misterius hingga menjelang lembar – lembar terakhir. Twistnya oke. Dan ada satu adegan favorit saya dimana pas Emma dan Jack bertengkar di tempat umum ( karena kesalahan Jack ), ada line conversation yang uughh… soo romantic deh bagi saya. hehehe.

“ Everyone was laughing at me. Everyone was teasing me, in the whole office. Artemis was teasing me -“

“ I’ll fire her.” Jack cuts me off firmly.

“ And Nick was teasing me – “

“ I’ll fire him too ,” Jack thinks for a moment ,” How about this : anyone who teased you, I’ll fire.”

“ You won’t have a company left.”

“ So be it. That’ll teach me. That’ll teach me to be so thoughless.”

Tuuh kaan… selera romantis saya emang aneh ya :p

So far, ini adalah buku Sophie Kinsella ke empat  yang saya baca.  Kebanyakan, saya baca yang versi ebook berbahasa english. Tenang aja, bahasanya ringan kok, gak bikin  sering sering buka kamus. Dan emang lebih dapet ‘feel’ nya dibanding yang terjemahan. I love the way Emma said : Fu*k bolak balik. Hehehehe 😀

Satuu lagi… menurut saya, karakter setiap tokoh utama cowok di novel Kinsella are almost perfect. Coba tengok Luke Brandon, Sam Roxton, dan sekarang Jack Harper. Dan tokoh utama wanitanya rata – rata seperti yang sudah saya sebutkan di atas ya. Coba intip si Becky Bloomwood, Poppy Wyatt, dan sekarang Emma Corrigan. Tapi, entah kenapa, saya tetep aja cinta sama semua novelnya Kinsella 😀
Well, great job neng Sophie Kinsella.
Four stars and Happy reading.

Shopaholic and Baby

” Becky’s life is blooming! She’s working at London’s newest fashion store The Look, house hunting with husband Luke ( her secret wish is a Shoe Room ) … and she’s pregnant ! She couldn’t be more overjoyed – especially since discovering that shopping cures morning sickness. Everything has got to be perfect for her baby : from the designer nursery.. to the latest, coolest pram… to the celebrity, must – have obstetrician. But when the celebrity obstetrician turns out to be her husband Luke’s glamorous, intellectual ex-girlfriend, Becky’s perfect world starts to crumble. She’s shopping for two… but are there three in her marriage ? “

Buku kelima dari serial Shopaholic Series ini membawa kita masuk ke dalam petualangan terbaru dari Rebecca Brandon nee Bloomwood. Hahaha asli kocak banget si Becky ini, dengan segala imajinasi “seru” nya. Saya sampai kudu ngakak waktu ikut bayangin imajinasinya si Becky.

Hal apa yang paling ‘menakutkan, menyebalkan, sekaligus memacu adrenalin para wanita?’ Well, yep ! Bertemu dengan ex si pasangan kita! Apalagi kalo si mantan ini adalah cewek dengan ‘kualitas tinggi’. Pasti deh pikiran kita akan dipenuhi dengan seribu satu macam imajinasi aneh.

Mulanya, semua orang menganggap Becky hanya terlalu berkhayal, bahwa si Venetia Carter akan merebut Luke. Orang – orang menganggap Becky hanya terbawa emosi karena kehamilannya. Tapi, insting Becky seringkali tepat sasaran. Dan memang, Venetia Carter berusaha merebut Luke dari Becky. Tentunya dengan cara yang super duper ‘halus’. Sampai sahabatnya si Becky yang berprofesi sebagai desainer terinspirasi membuat kaos dengan tulisan :

SHE’S a RED – HAiRED BiTCH and I HATE HER

hahaha 😀 Saya sampai gemes pingin ikutan jambak si Venetia Carter ini, apalagi Luke terkesan lebih belain Venetia. Hal ini membuat Becky drop banget.Belum lagi ada masalah di kantor Luke yang membuat semuanya semakin runyam.

Tapi….tentu saja ending ala Sophie Kinsella selalu bisa membuat kita tersenyum 😉 Saya sebenarnya pingin banget spoiler endingnya di sini. Tapi ntar bisa digebukin berjamaah. Hahaha. Yang jelas, saya salut sama Luke dan Becky. Cinta mereka kuat, bok 😉 Intinya, jangan sampai terjadi salah paham sama pasangan. Hehehe.

Overall, bintang tiga setengah dari lima.

Happy reading