#HouseTalk : Rumah Mungil Keluarga Y

Halo, duuh ini udah Jumat keberapa ya eijk bolosh ngomongin #HouseTalk . Bhahaha….maapkeun, lagi sok sibuk di dunia nyata :p

Nah, #HouseTalk kali ini main main ke rumah Yunan dan Yeni. Yeni adalah salah satu teman kuliah saya waktu di Malang dulu. Ketemu lagi di grup whatsapp alumni, dan akhirnya japri-japrian. Kami sesama pemerhati rumah tinggal *halah*… gaaakk…maksudnya suka ngobrolin tentang rumah gituuu…kami suka bertukar info tentang interior ato wall decor ato semacam itu lah 😆

Nah, bagi yang punya rumah mungil, gak usah bersedih karena merasa rumahnya sumpek dan ga bisa diapa-apain trus trus trus rasanya berantakaan muluu karena rumah sempit tapi barangnya banyak lalu lalu lalu berakhir dengan kelelahan jiwa dan raga *tunjuk tunjuk diri sendiri* 😆😆😆

Yeni, berhasil menyulap rumah mungilnya menjadi hunian yang nyaman. Simple yet comfy. Gak usah terlalu keracunan ama pinterest dan instagram *lagi lagi nunjuk diri sendiri*, kita bisa kok bikin rumah terasa nyaman dengan cara sederhana.

image

1. Halo Yen, kan katanya rumah kamu mungil nih, boleh donk dibisikin untuk ukurannya?

LT 84 m2. LB 36 m2. Rumah contoh (pas beli udah +/- 60% jd), sehingga ga bs merubah denah. Merubah yg bs dirubah aja. Contoh kusen kayu dan jendela dari aluminium dirubah jadi kayu smua.

image

2. Kalau boleh tau, tema/ konsep yg diinginkan dalam menata rumah? Apa sudah tercapai?

Tema yang diinginkan sih vintage. Tapi belum tercapai smua, krn menyesuaikan dompet 😸😸😸

*laaah…samaan kayak eikeh donk*

3. Sudut/ruangan favorit di dalam rumah?

– Kamar tidur depan dan ruang tamu (ruang keluarga jg sih, krn belajar jg di situ)

image

Btw, itu yang lemari putih bagus deh. Fungsinya apa? Lemari biasa?

Itu lemari sepatu, kami pesan khusus menyesuaikan ukuran ruangan.

– Wall of frame

image

– Dapur

image

Btw, dapurmu kecil tapi bersih dan rapih lho. *akuu iriiiii* Itu meja makan ya?

Iyaa…karena rumah kami mungil, jadi kami harus memaksimalkan fungsi ruang. Itu papan kayu ekstensi,  digunakan untuk meja makan. Jika sedang tidak dipakai, dapat dilipat agar ruangan terasa lega. Oh ya, dari meja makan mini ini, sembari makan kami bisa melihat view sawah yang kebetulan ada di belakang rumah.

image

*aku fingsan*
*berasa makan romantis tiap hari*

4. Furniture favorite?

Semua yang ada di ruangan. Hahaha.

*kalo saya, naksir lemari sepatu + hiasan telepon di atasnya*

Oh, ya. Sekali lagi, untuk mensiasati rumah mungil, furniture kami harus multifungsi. Contohnya ini, di bawah dipan diberi lemari yang mirip laci untuk tempat menyimpan barang.

image

5. Hiasan favorite ?

image

image

Semuanyaaa….

6. Deskripsikan rumahmu dalam satu kalimat

“Where my happiness is”

image

7. Ada tips agar rumah mungil bisa terasa lega dan ga sumpek?

Oh ya….ada..kalo versiku sih :
– less furniture
– kurangi perabot yang tidak perlu. Dalam hal ini juga bisa memaksimalkan satu perabot menjadi beberapa fungsi. Misal seperti dipan yang dibawah ada storagenya. Lalu meja makan yang bisa dilipat saat tidak digunakan.
– barang-barang pecahan kecil (kita pasti punya donk barang seperti ini di rumah), masukkan jadi satu ke dalam storage atau kardus. Jadi kesannya rumah tidak selalu berantakan karena barang barang kecil tersebut berserakan.
-bisa juga ditempelkan cermina gantung di salah satu sudut dinding. Karena seperti kita tahu, cermin memberi kesan luas pada ruang sempit jika penempatannya tepat.
-pastikan juga sirkulasi udaranya baik, biar kondisi ruangan sehat dan tidak lembab.

image

Hihihihiiii….oke Yeniiii….. senang sekali bisa main-main ke rumahmu. Thanks a bunch karena rumahnya udah boleh diekspos dimari 😆😆

Psstttt…..mungkin bisa dicontek ya..rumah mungil sederhana tak harus menjadi mewah untuk bisa nyaman  dihuni 😉